Tempat Makan untuk Buka Puasa di Magelang dengan Takjil dan Suasana Sore yang Syahdu

tempat buka puasa magelang takjil suasana sore

Bulan Ramadan di Magelang selalu punya daya tarik tersendiri bagi saya, terutama saat mencari tempat makan untuk buka puasa yang bisa dinikmati dengan tenang. Udara kotanya yang cenderung sejuk, apalagi kalau kita bergeser sedikit ke arah Borobudur atau kaki gunung, membuat momen menunggu buka puasa Magelang atau yang sering kita sebut ngabuburit Magelang jadi terasa lebih syahdu. Rasanya ada yang kurang kalau melewatkan momen ini hanya di rumah saja, terutama saat rindu dengan suasana berbuka bareng teman-teman atau keluarga sambil menikmati aneka takjil Magelang yang menggugah selera.

Magelang memang tidak pernah kehabisan pilihan tempat buka puasa Magelang yang menawarkan pengalaman kuliner unik. Bukan cuma soal rasa makanannya saja, tapi juga atmosfer yang dihadirkan di setiap sudut kota. Menemukan tempat makan untuk buka puasa yang pas itu gampang-gampang susah; kita butuh tempat yang nyaman untuk shalat, memiliki pilihan takjil Magelang yang cocok di lidah, dan tentu saja suasana yang bisa menyegarkan mata setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Berdasarkan beberapa kali perjalanan kuliner saya, ada beberapa rekomendasi tempat buka puasa Magelang yang menurut saya sangat berkesan untuk dikunjungi saat waktu berbuka tiba.

Baca juga : Soto Bathok Mbah Katro Sleman: Sarapan Pagi yang Ringan, Cepat, dan View Sawah

Menikmati Singkong Legendaris di Kedai Bukit Rhema

Tempat Makan Untuk Buka Puasa
Tempat Makan Untuk Buka Puasa – Kedai Bukit Rhema

Kalau kamu sedang berada di area Borobudur menjelang waktu berbuka, mampir ke Kedai Bukit Rhema bisa jadi pilihan yang menarik. Lokasinya berada di kawasan yang sama dengan Gereja Ayam yang terkenal itu. Yang saya sukai dari tempat ini adalah lokasinya yang berada di ketinggian, sehingga kita bisa melihat hamparan perbukitan Menoreh dan siluet Candi Borobudur dari kejauhan.

Tempat Makan Untuk Buka Puasa
Kedai Bukit Rhema

Berbicara soal takjil, Kedai Bukit Rhema punya menu andalan yang hampir selalu dicari orang: Singkong. Singkongnya diolah dengan sangat baik, teksturnya sangat lembut di dalam tapi tetap terasa sedikit renyah di luar. Menikmati singkong hangat sambil menyeruput minuman jahe atau kopi saat adzan maghrib berkumandang di tengah udara perbukitan yang mulai dingin adalah pengalaman yang sangat menenangkan. Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin suasana buka puasa yang agak berbeda, jauh dari hiruk-pikuk pusat kota.

Nuansa Klasik dan Tenang di Joglo Watu Cino

Pilihan berikutnya jatuh pada Joglo Watu Cino. Sesuai namanya, tempat ini mengusung konsep bangunan tradisional Joglo yang sangat kental. Begitu masuk, saya merasa seperti ditarik kembali ke suasana pedesaan Jawa tempo dulu. Interiornya banyak menggunakan kayu dengan pencahayaan yang hangat, membuat suasana berbuka terasa lebih intim dan personal, cocok untuk kamu yang ingin mengobrol santai tanpa banyak gangguan suara bising.

Untuk urusan menu takjil, Joglo Watu Cino sering menyajikan camilan tradisional yang mengingatkan saya pada masakan rumah. Ada pisang goreng, mendoan hangat, hingga pilihan minuman tradisional seperti wedang-wedangan. Menu makan besarnya pun sangat kental dengan cita rasa lokal. Berbuka di sini memberikan sensasi seolah-olah kita sedang pulang ke rumah nenek di desa. Area halamannya yang luas juga membuat kita tidak merasa sesak meskipun sedang banyak pengunjung.

Berbuka di Tengah Hamparan Sawah di Caping Resto Borobudur

Caping Resto Borobudur adalah salah satu tempat favorit saya jika ingin menikmati waktu sore yang panjang. Restoran ini letaknya tidak jauh dari kawasan Candi Borobudur dan menawarkan pemandangan sawah yang menghijau. Menunggu adzan maghrib sambil melihat petani pulang dari sawah atau sekadar mendengarkan suara serangga malam mulai bermunculan memberikan kedamaian tersendiri.

Menu takjil di sini cukup beragam, mulai dari yang manis-manis segar hingga camilan gurih. Saya pribadi menyukai area duduknya yang terbuka (outdoor) karena sirkulasi udaranya sangat baik. Pilihan makanannya juga sangat variatif, mencakup menu nusantara yang bumbunya terasa pas. Caping Resto menurut saya sangat ramah untuk dikunjungi bersama keluarga besar karena tempatnya yang cukup luas dan tertata rapi.

Merasakan Kehangatan Keluarga di Layar Sariro Magelang

Jika kamu mencari tempat yang lebih dekat dengan area kota Magelang namun tetap ingin merasakan suasana yang nyaman, Layar Sariro bisa menjadi pertimbangan. Tempat ini sudah cukup dikenal oleh masyarakat lokal sebagai destinasi kuliner keluarga. Suasananya hangat dan pelayanannya pun terasa sangat personal, membuat kita merasa disambut dengan baik.

Takjil yang disediakan di sini biasanya sangat memperhatikan kesegaran. Es buah atau kolaknya punya rasa manis yang pas, tidak berlebihan untuk membatalkan puasa. Layar Sariro juga dikenal dengan menu olahan ikan dan ayamnya yang bumbunya meresap sampai ke dalam. Kelebihan berbuka di sini adalah fasilitasnya yang cukup lengkap dan tertata, sehingga proses transisi dari berbuka ke shalat maghrib bisa dilakukan dengan nyaman tanpa perlu terburu-buru.

Estetika Tradisional di Laras Hati

Tempat terakhir yang ingin saya bagikan adalah Laras Hati. Resto ini punya sentuhan estetika yang sangat cantik, menggabungkan elemen tradisional dengan taman yang asri. Saat sore hari, cahaya matahari yang masuk melalui celah-celah bangunan kayunya menciptakan bayangan yang indah, sangat cocok untuk kamu yang suka mengabadikan momen sebelum makan.

Di Laras Hati, takjil yang disajikan biasanya menonjolkan kekayaan bahan lokal. Saya pernah mencoba beberapa jajanan pasarnya yang teksturnya masih sangat autentik. Suasana di sini cenderung tenang, sehingga momen berbuka puasa terasa lebih khidmat. Jarak antar meja yang tidak terlalu rapat memberikan privasi lebih bagi kita untuk menikmati waktu bersama orang tersayang. Ini adalah tempat yang pas jika kamu ingin mencari ketenangan di tengah rutinitas Ramadan yang padat.

Tips Memilih Tempat Buka Puasa di Magelang

Tempat Makan Untuk Buka Puasa
Tempat Makan Untuk Buka Puasa – Kedai Bukit Rhema

Magelang punya banyak pilihan, tapi saran saya, selalu lakukan reservasi terlebih dahulu terutama jika kamu berencana datang di akhir pekan. Beberapa tempat yang saya sebutkan di atas seringkali penuh dipesan oleh rombongan. Selain itu, jangan lupa untuk datang sekitar 30 menit sebelum waktu berbuka agar kamu bisa menikmati transisi suasana dari sore ke malam yang sangat cantik di kota ini.

Setiap tempat memiliki karakter uniknya masing-masing. Ada yang unggul di pemandangan alam, ada yang menonjolkan sisi tradisional, dan ada yang menawarkan kenyamanan maksimal untuk keluarga. Pilihlah yang paling sesuai dengan suasana hati kamu hari itu. Semoga referensi ini bisa membantu kamu menentukan ke mana langkah kaki akan berayun untuk menikmati sajian takjil dan makan malam di Magelang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *